5 Tips Menulis untuk Pemula yang Harus Kamu Coba

Tips menulis pemula
Photo by Unseen Studio on Unsplash
0 Shares

Halo Piters! Apakah kamu seorang penulis pemula yang ingin meningkatkan keterampilanmu? Jangan khawatir! Dalam artikel ini, kami akan berbagi lima tips menulis berharga yang akan membantu kamu membuka potensi kreatifmu. Baik kamu bercita-cita menulis cerita yang menarik, posting blog yang menarik, atau esai persuasif, tips ini akan membimbingmu ke arah yang tepat. Mari kita mulai!


1. Baca dengan tekun dan diversifikasi sumbermu

Membaca adalah dasar menulis yang baik. Hal ini memperkenalkanmu pada berbagai gaya penulisan, memperluas kosakata, dan meningkatkan kemampuanmu dalam bercerita. Sebagai pemula, biasakanlah membaca secara luas di berbagai genre. Telusurilah sastra klasik, novel kontemporer, karya non-fiksi, dan bahkan artikel online.

Untuk meningkatkan keterampilan menulis, jelajahi penulis dan subjek yang beragam. Semakin banyak kamu membaca, semakin banyak teknik penulisan dan sudut pandang yang akan kamu serap. Paparan ini akan memperkaya tulisanmu sendiri dan membantu kamu mengembangkan suara unik.

Jangan lupa untuk membuat catatan saat membaca. Tulislah frasa mengesankan, plot twist yang menarik, atau deskripsi karakter yang kuat. Potongan-potongan ini dapat menginspirasi dan membimbing upaya menulismu di masa depan.

2. Menulis secara teratur dan tetapkan tujuan yang tercapai

Seperti halnya keterampilan lainnya, menulis membutuhkan latihan. Menetapkan rutinitas menulis akan melatih otot kreatifmu dan membantu kamu menjadi lebih mahir. Sisihkan waktu khusus untuk menulis setiap hari, bahkan jika hanya 15 menit. Konsistensi adalah kunci!

Mulailah dengan menetapkan tujuan yang tercapai. Mungkin kamu ingin menulis 500 kata setiap hari atau menyelesaikan sebuah cerita pendek dalam seminggu. Tonggak-tonggak ini akan memotivasi kamu dan memberikan rasa pencapaian saat kamu berkembang. Ingat, menulis adalah perjalanan, jadi jangan terlalu keras pada dirimu sendiri jika kamu tidak mencapai tujuanmu setiap waktu.

3. Menyambut seni brainstorming dan pembuatan garis besar

Sebelum memulai menulis, luangkan waktu untuk brainstorming dan membuat garis besar ide-idemu. Latihan pra-menulis ini akan membantu kamu mengorganisir pemikiran dan menyusun kontenmu dengan efektif.

Ambil buku catatan atau gunakan alat digital untuk mencatat ide, tema, dan poin-poin penting. Brainstorming memungkinkanmu mengeksplorasi sudut pandang yang berbeda dan menghasilkan wawasan baru. Ini adalah proses kreatif yang mendorongmu untuk berpikir di luar kotak.

Setelah memiliki ide-idemu, buatlah garis besar. Pembuatan garis besar memberikan peta jalan bagi tulisanmu, memastikan alur logis dan kohesi. Bagi tulisanmu menjadi bagian-bagian atau bab-bab, dan tuliskan poin-poin utama yang ingin kamu sampaikan di setiap bagian. Dengan cara ini, kamu tidak akan terlalu terbebani atau kehilangan jalur saat menulis.

4. Edit dan revisi tulisanmu

Menulis adalah proses mengedit ulang. Jangan meremehkan kekuatan mengedit dan merevisi tulisanmu. Draft pertama jarang sempurna, jadi terimalah proses editing sebagai kesempatan untuk menyempurnakan tulisanmu dan membuatnya bersinar.

Bacalah tulisanmu dengan suara keras untuk mengidentifikasi kalimat yang kikuk, kesalahan tata bahasa, atau bagian yang tidak jelas. Pastikan gagasanmu mengalir dengan lancar dan paragrafmu bertransisi dengan mulus. Perhatikan tanda baca dan tata bahasa, menggunakan alat-alat pengecekan jika perlu.

Cari umpan balik dari teman yang dipercaya, rekan penulis, atau komunitas menulis online. Pandangan segar mereka dapat memberikan wawasan berharga dan menyoroti area yang perlu diperbaiki. Terimalah kritik yang membangun, karena pada akhirnya itu akan membuat tulisanmu lebih kuat.

5. Jadilah dirimu sendiri dan jangan takut untuk bereksperimen

Setiap penulis memiliki suara yang unik, dan menerimanya adalah kunci untuk tampil beda dari yang lain. Jangan mencoba meniru orang lain atau menulis dengan cara yang kamu kira orang ingin baca. Sebaliknya, tulis dengan autentik dan biarkan kepribadianmu bersinar.

Eksperimenlah dengan gaya penulisan, genre, dan format yang berbeda. Mencoba pendekatan baru akan membantumu menemukan apa yang resonan denganmu dan apa yang memungkinkan kreativitasmu berkembang. Apakah itu puisi, humor, atau esai yang memprovokasi pemikiran, temukan bidangmu dan jelajahi dengan berani.

Ingat, menulis adalah proses pembelajaran yang berkelanjutan. Hadapi tantangan, belajar dari kesalahanmu, dan jangan pernah berhenti mengasah keterampilanmu. Dengan waktu dan latihan, tulisanmu akan berkembang, dan kamu akan menjadi penulis yang percaya diri dan terampil.


Sebagai penulis pemula, mengadopsi lima tips menulis ini akan membimbingmu menuju kesuksesan. Ingatlah untuk membaca dengan tekun, menulis secara teratur, melakukan brainstorming dan membuat garis besar, mengedit dan merevisi tulisanmu, serta menerima suara unikmu. Dengan dedikasi dan latihan, keterampilan menulismu akan berkembang, dan kamu akan membuka potensi kreatifmu. Selamat menulis!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *